Rabu, 10 Oktober 2012

KONSEP dan FUNGSI BISNIS & PERKEMBANGAN dan PROSPEK di BIDANG TEKNIK INFORMATIKA

1.Konsep dan Fungsi Bisnis 

  • Pengertian Bisnis dan Tugas Bisnis  
Pengertian dari Bisnis itu berasal dari business atau busy yang artinya dalam bahasa indonesia yaitu sibuk. 

Bisnis 
o Dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & amp; jasa dalam kehidupan sehari-hari. 
o Sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society) [Huat, T Chwee,1990]. 
o Merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan [Griffin & Ebert].  

Fungsi bisnis dilihat dari kepentingan mikro ekonomi dan makro ekonomi :

1. Fungsi Mikro Bisnis Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung 
o Pekerja/Karyawan Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omzet penjualan dan laba. 
o Dewan Komisaris Memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan kegiatan akan berjalan mencapai tujuan.
o Pemegang Saham Pemegang saham memiliki kepentingan dan tanggung jawab tertentu terhadap perusahaan.

2. Fungsi Makro Bisnis Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung 
o Masyarakat sekitar perusahaan Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.
o Bangsa dan Negara Tanggung jawab kepada bangsa dan Negara yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak.

• TI dan Dunia Bisnis 
Dalam dunia bisnis, teknologi informasi mempunyai pengaruh yang nyata, transaksi bisnis dicatat secara on-line, diolah dan pada saat yang hampir bersamaan (real-time) hasil pengolahan atau informasi dapat dilihat, seperti yang lazim dilakukan para nasabah bank pada saat melakukan transaksi pada ATM (automated teller machine). Selain itu, teknologi informasi juga dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. 

E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. Sistem E-commerce dapat diklasifikasikan kedalam 3 (tiga) tipe aplikasi berikut, yaitu : 

a. Electronic Markets (EMs), yaitu sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan atau menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar, sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan. 

b. Elektronic Data Interchange (EDI), adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi regular yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial. Secara formal, EDI didefinisikan oleh International Data Exchabge Association (IDEA) sebagai transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disepakati, yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer lain dengan menggunakan media elektronik. EDI sangat luas penggunaaanya, biasanya digunakan oleh kelompok retail besar, ketika melakukan transaksi bisnis dengan para supplier mereka. EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain, tanpa memerlukan hardcopy atau faktur, sehingga terhindar dari penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia. 

c. Internet Commerce, adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk aktivitas perdagangan. Kegiatan komersial ini, seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Transaksi yang dapat dilakukan di internet, antara lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirimkan melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual.  

2. Perkembangan dan Prospek Bisnis Di bidang TI 

Perkembangan Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi ; 
Istilah teknologi informasi mulai populer di akhir tahun 70-an. Pada masa sebelumnya istilah teknologi informasi biasa disebut teknologi komputer atau pengolahan data elektronis (electronic data processing). Teknologi informasi didefinisikan sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), komputer, komunikasi, dan elektronik digital. Bentuk awal telekomunikasi berskala nasional adalah telegrap. Teknologi berbasis kabel (wire-based technology) ini menyediakan pondasi bagi perkembangan jejaring telepon, yang pada gilirannya menjangkau bagian yang lebih luas dari permukaan Bumi. Dengan penggunaan teknologi kabel lintas-lautan (transoceanic cables), berbagai wilayah yang terpisah oleh laut menjadi terhubungkan menjelang akhir 1900. Perkembangan teknologi informasi telah berkembang luar biasa dari sisi : 
1. perangkat keras (hardware)
2. perangkat lunak (software), atau 
3. sumber daya manusia (human resources) yang mendayagunakannya. 

Saat ini kehidupan manusia mulai bergeser ke kehidupan komputasi persasif, suatu kehidupan yang meletakkan teknologi informasi sebagai bagian dari kehidupan manusia kapan dan dimana saja. Hal ini dapat diilihat dari perilaku manusia yang sudah mulai terbiasa dengan komputer, sudah mulai terbiasa dengan internet, dan sudah mulai merasakan bahwa sekumpulan kebutuhannya dapat dibantu oleh teknologi informasi. 

• Jenis dan tipe bisnis di bidang TIK 
a. E-Commerce 
E-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama (Robert E. Johnson). Tipe-tipe model bisnis e-commerce: 
1. Penjualan online ( langsung tanpa melalui perantara ).
2. Sistem tender elektronik (suatu model dimana seorang pembeli meminta kandidat penjual untuk menawarkan harga, pemenangnya adalah seorang penjual yang menawarkan harga yang paling rendah).
3. Lelang dengan harga beli name your own price ( suatu model dimana pembeli menentukan harga yang mampu ia bayar, dan mengundang penjual yang mau menjual barang dengan harga tersebut ).
4. Affiliate marketing ((suatu perjanjian dimana rekanan pemasaran (perusahaan, organisasi, perorangan) mengacu konsumen ke situs web penjual)). 
5. Viral marketing (pemasaran dari mulut ke mulut dimana konsumen menganjurkan suatu produk atau jasa perusahaan kepada teman- temannya atau orang lain). 
6. Group purchasing (pembelian dalam skala besar yang memungkinkan sekelompok pembeli mendapatkan potongan harga).
7.   Lelang online.
8.  Personalisasi (kustomisasi) produk atau jasa; menciptakan produk atau jasa sesuai dengan spesifikasi yang diminta pembeli.
9.  Pasar elektronik (e-market) dan exchange.
10. Integrator rantai pertambahan nilai (value chain).
11. Penyedia layanan rantai pertambahan nilai.
12. Broker informasi.
13. Pertukaran barang (barter).
14. Keanggotaan.
15. Fasilitator rantai pasokan (supply chain).

b. Konsultan IT 
Menangani konsultasi di bidang IT, meliputi saran bisnis, menyelesaikan masalah teknis maupun memperbaiki struktur dan efisiensi dalam sistem IT. Tugas khusus yang dilakukan oleh konsultan IT meliputi: 
1. Bertemu dengan client untuk menentukan keperluan.
2. Bekerja dengan client untuk menetapkan jangkauan dari suatu proyek. 
3. Merencanakan timescale dan kebutuhan sumber daya. 
4. Menjelaskan spesifikasi sistem client, memahami kebiasaan kerja mereka (client) dan sifat dasar dari bisnisnya. 
5. Bepergian ke tempat customer
6. Berhubungan dengan staff pada semua tingkat dari organisasi client. 
7. Menetapkan software, hardware dan kebutuhan jaringan. 
8. Menganalisa kebutuhan IT dalam perusahaan dan memberikan nasehat yang independen dan objektif dalam penggunaan IT. 
9. Men-develop solusi yang cocok dan mengimplementasikan sistem baru. 
10. Memberikan solusi dalam laporan tertulis ataupun lisan. 
11. Membantu client pada aktivitas perubahan manajemen. 
12. Membeli sistem jika cocok. 
13. Merancang, menguji, memasang dan memonitoring sistem baru. 
14. Menyiapkan dokumentasi dan memberikan laporan proses pada customer. 
15. Mengatur pelatihan untuk user dan konsultan lain. 
16. Mengenali potential client, membangun dan memelihara hubungan

 c. Software House 
Yaitu seorang atau sekelompok orang atau perusahaan kecil yang bergerak di bidang jasa pembuatan atau perbaikan perangkat lunak (software). Software house biasanya menerima pembuatan atau perbaikan software, database, website, program accounting lengkap, termasuk inventory management, purchasing/ selling products and services, Account based dan support online system, IntelliGuard-EYE: program security kamera (cctv/ webcam) dengan kemampuan mendeteksi gerakan sehingga dapat memaksimalkan kapasitas hardware yang tersedia jaringan, SEO (search engine optimization), serta bisa untuk semua jenis usaha (Perusahaan, tokoh, kasir, hotel, restaurant, maupun personal). 


Referensi : 
http://viyan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/24399/1_Pengertian-Bisnis.pdf http://viyan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/24588/2_Perkembangan-bisnis-dibidang TI.pdf

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar