Senin, 03 Desember 2012

PROSEDUR PENDIRIAN USAHA dan ASPEK SDM & ORGANISASI


1. PROSEDUR PENDIRIAN USAHA
            Pada saat ini banyak sekali masyarakat indonesia yang mendirikan usaha dalam bidang apapun, tapi dalam melakukan mendirikan suatu usaha dibutuhkan syarat sperti :
     1. Modal
     2. Dokumen Perincian 
     3. Tujuan Usaha
     4. Jenis Usaha
Bentuk Usaha 
            Pada saat ini bentuk usaha juga ada banyak dan bermacam-macam orang mendirikan usaha, seperti :
1. Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau Individu
     Perusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang. Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya. Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil, terbatasnya jenis serta jumlah produksi, memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana. Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.
ciri dan sifat perusahaan perseorangan :
- relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan
- tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi
- tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi
- seluruh keuntungan dinikmati sendiri
- sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri
- keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar
- jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup
- sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan

2. Perusahaan / Badan Usaha Persekutuan / Partnership
     Perusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv. Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.
a. Firma
     Firma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.

b. Persekutuan Komanditer / CV / Commanditaire Vennotschaap
     CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.

3. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / Korporat
     Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.

Prosedur dan Legalitas Pendirian Usaha
 Terdapat faktor-faktor yang harus dihadapi dalam pendirian bidang usaha yaitu :
1. Barang dan Jasa yang akan dijual
2. Pemasaran barang dan jasa
3. Penentuan harga
4. Pembelian
5. Kebutuhan Tenaga Kerja
6. Organisasi intern
7. Pembelanjaan
8. Jenis badan usaha yang akan dipilih, dll.

Badan Hukum Sebuah Perusahaan
o Sebuah Usaha yang dilindungi oleh hukum dan perundang-undangan yang berlaku pada suatu Negara
o Memiliki hak dan kewajiban kepada Negara
Proses Pendirian Badan Usaha
o Mengadakan rapat umum pemegang saham
o Dibuatkan akte notaris (nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan perusahaan didirikan)
o Didaftarkan di pengadilan negeri (dokumen : izin domisili, surat tanda daftar perusahaan (TDP), NPWP, bukti diri (identitas pribadi) pendiri)
o Diberitahukan dalam lembaran negara (legalitas dari Kementerian Kehakiman)

2. ASPEK SDM dan ORGANISASI

                    SDM (Sumber Daya Manusia) Sumber Daya Manusia (SDM) adalah salah satu asset usaha yang berharga, sebelum memilih pegawai perhatikan masalah kepribadian, kesetiaan dan kemampuanya.
          Organisasi adalah sebuah kelompok yang terdiri dari dua atau lebih orang yang bekerja bersama-sama dalam suatu bentuk yang ditetapkan untuk mencapai sejumlah tujuan. Sebuah took kelontong yang dimiliki dan dioperasikan oleh sepasang suami isteri dapat disebut organisasi.

Struktur Organisasi
     Dalam organisasi terdapat bentuk dasar organisasi yang diklasifikasikan dalam 3 kategori yaitu :
1. Struktur Birokratis
     Struktur birokratis ialah system manajemen yang didasarkan pada kerangka wewenang formal yang diiktisarkan dengan cermat dan dilaksanakan dengan tepat.
Menurut dimensi strukural umum, birokrasi dapat bercirikan sebagai berikut :
a.       Tingkat ketepatan spesialisasi pekerjaan yang tinggi.
b.      Pembentukan departemen berdasarkan fungsi.
c.       Pola delegasi yang formal dan tepat.
d.      Tingkat sentralisasi yang tinggi.
e.       Rentang manajemen yang sempit sebagai dampak organisasi yang luas.
f.       Posisi lini dan staf ditetapkan dengan jelas, dengan hubungan formal di antara keduanya.
Contoh : lembaga pemerintahan dan perguruan tinggi.
2. Struktur Organis
      Struktur organis ialah system manajemen yang terdapat pada kerjasama dan wewenang berdasarkan pengetahuan. Struktur ini tidak seformal birokrasi sehingga lebih fleksibel. Struktur organis cenderung berdimensi structural sebagai berikut :
a.       Tingkat spesialisasi kerja rendah.
b.      Pembentukan departemen berdasarkan produk, lokasi atau konsumen.
c.       Pola delegasi bersifat umum dan informal.
d.      Tingkat desentralisasi tinggi.
e.       Rentang manajemen luas.
f.       Posisi lini dan staf tidak ditetapkan dengan tegas, dengan hubungan yang kurang formal.

3. Struktur Matriks
     Struktur matriks merupakan struktur organisasi terbaru dan paling kompleks. Struktur ini bercirikan system perintah berganda. Orang harus melapor kepada lebih dari seorang atasan pada waktu yang sama. Struktur matriks ialah struktur organisasi yang memadukan garis wewenang vertical dan horizontal. Struktur matriks terjadi ketika pembentukan departemen produk ditindihkan pada organisasi yang pembentukan departemennya dilakukan secara fungsional. Dalam organisasi matriks, wewenang didelegasikan baik ke bawah maupun mendatar.
      Untuk mengetahui lebih jelas tentang struktur organisasi matriks, pertama dengan memperhatikan tatanan fungsional yang bersifat umum, dengan orang yang bekerja di departemen seperti pemasaran dan keuangan. Kemudian diasumsikan personel dari kedua departemen ini ditugasi dalam sebuah kelompok khusus yang bekerja dalam suatu tim dengan tugas mengerjakan sebuah proyek baru. Kelompok khusus ini merupakan departemen produk yang sesungguhnya. Manajer yang ditugasi dalam kelompok ini disebut manajer proyek. Setiap orang yang bekerja dalam kelompok ini, disamping melapor kepada manajer proyek, juga harus melapor kepada atasannya di departemen fungsional.

Deskripsi dan Spesifikasi Tugas
Secara teori, jenis pekerjaan itu ada jenis pekerjaan di dalam ruangan (back office), pekerjaan lapangan seperti tenaga marketing, dan pekerjaan profesional seperti dokter dan pengacara. Semua jenis pekerjaan itu mempunyai deskripsi pekerjaan (job description) dan tanggung jawab berbeda. Job description yang baik memuat perincian tugas dan tanggung jawab utama. Tanggung jawab utama ini merupakan sasaran yang melekat pada pemangku jabatan agar misi jabatan dapat dicapai.
Beberapa hal penting harus diperhatikan dalam menyusun job description.
> Langsung menggambarkan hasil-hasil utama dari uraian jabatan.
> Fokus pada proses maupun hasil, bukan pada aktivitas semata.
> Secara eksplisit menggambarkan hasil yang harus dicapai pemangku jabatan.
> Sebaiknya setiap tanggung jawab dapat diukur keberhasilannya dalam bentuk performance indicator.
Spesifikasi pekerjaan (job spescification) adalah sebuah daftar pengetahuan , keahlian, kemampuan, dan karakteristik lainnya yang harus dimiliki oleh individu untuk melaksanakan sebuah pekerjaan. Pengetahuan mengacu ke informasi prosedural dan faktual yang diperlukan bagi pelaksanaan sebuah tugas secara berhasil. Spesifikasi pekerjaan menggambarkan tuntutan pekerjaan atas para karyawan yang melakukannya dan persyaratan keahlian manusia. Persyaratan manusia meliputi pengalaman, pelatihan, pendidikan dan kemampuan memenuhi tuntutan fisik dan mental. Informasi tersebut dapat merupakan salah satu dari ketiga kategori berikut:
> Persyaratan kualifikasi umum seperti pengalaman dan pengertian
> Persyaratan penddikan termasuk , termasuk pendidikan menengah , universitas, atau pendidikan kejuruan
> Pengetahuan, keahlian dan kemampuan.

Sistem Penggajian
Sistem penggajian dilakukan secara terstruktur dan sesuai dengan pekerjaannya, didalam suatu usaha terdapat perinciian gaji yang ditentukkan dengan jabatannya, dan dalam menggaji setiap pekerja ditentukan pada saat di wawancarai terdapat sebuah perjanjian antara management dan karyawan, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman antara pegawai.
Proses recruitment
Perekrutan karyawan ialah proses penarikan pelamar pekerjaan yang memenuhi kualifikasi. Tujuan penyelenggaraan perekrutan adalah untuk mendapatkan sejumlah pelamar yang sesuai dengan lowongan pekerjaan yang ditawarkan. Jumlah pelamar yang tepat harus sesuai dengan lowongan pekerjaan atau jabatan yang belum terisi.
Tata cara perekrutan karyawan yaitu :
·                     Perekrutan Eksternal
Perekrutan eksternal adalah upaya untuk menarik pelamar pekerjaan dari luar perusahaan. Sarana untuk perekrutan eksternal yang dapat digunakan antara lain iklan surat kabar, pengumuman di kampus perguruan tinggi dan lembaga penyalur tenaga kerja.
·                     Perekrutan Internal
Perekrutan internal dilakukan dengan mempertimbangkan karyawan yang ada untuk mengisi lowongan atau jabatan yang tersedia.

SUMBER :

ASPEK SDM dan ORGANISASI


2. ASPEK SDM dan ORGANISASI

                    SDM (Sumber Daya Manusia) Sumber Daya Manusia (SDM) adalah salah satu asset usaha yang berharga, sebelum memilih pegawai perhatikan masalah kepribadian, kesetiaan dan kemampuanya.
          Organisasi adalah sebuah kelompok yang terdiri dari dua atau lebih orang yang bekerja bersama-sama dalam suatu bentuk yang ditetapkan untuk mencapai sejumlah tujuan. Sebuah took kelontong yang dimiliki dan dioperasikan oleh sepasang suami isteri dapat disebut organisasi.

Struktur Organisasi
     Dalam organisasi terdapat bentuk dasar organisasi yang diklasifikasikan dalam 3 kategori yaitu :
1. Struktur Birokratis
     Struktur birokratis ialah system manajemen yang didasarkan pada kerangka wewenang formal yang diiktisarkan dengan cermat dan dilaksanakan dengan tepat.
Menurut dimensi strukural umum, birokrasi dapat bercirikan sebagai berikut :
a.       Tingkat ketepatan spesialisasi pekerjaan yang tinggi.
b.      Pembentukan departemen berdasarkan fungsi.
c.       Pola delegasi yang formal dan tepat.
d.      Tingkat sentralisasi yang tinggi.
e.       Rentang manajemen yang sempit sebagai dampak organisasi yang luas.
f.       Posisi lini dan staf ditetapkan dengan jelas, dengan hubungan formal di antara keduanya.
Contoh : lembaga pemerintahan dan perguruan tinggi.
2. Struktur Organis
      Struktur organis ialah system manajemen yang terdapat pada kerjasama dan wewenang berdasarkan pengetahuan. Struktur ini tidak seformal birokrasi sehingga lebih fleksibel. Struktur organis cenderung berdimensi structural sebagai berikut :
a.       Tingkat spesialisasi kerja rendah.
b.      Pembentukan departemen berdasarkan produk, lokasi atau konsumen.
c.       Pola delegasi bersifat umum dan informal.
d.      Tingkat desentralisasi tinggi.
e.       Rentang manajemen luas.
f.       Posisi lini dan staf tidak ditetapkan dengan tegas, dengan hubungan yang kurang formal.

3. Struktur Matriks
     Struktur matriks merupakan struktur organisasi terbaru dan paling kompleks. Struktur ini bercirikan system perintah berganda. Orang harus melapor kepada lebih dari seorang atasan pada waktu yang sama. Struktur matriks ialah struktur organisasi yang memadukan garis wewenang vertical dan horizontal. Struktur matriks terjadi ketika pembentukan departemen produk ditindihkan pada organisasi yang pembentukan departemennya dilakukan secara fungsional. Dalam organisasi matriks, wewenang didelegasikan baik ke bawah maupun mendatar.
      Untuk mengetahui lebih jelas tentang struktur organisasi matriks, pertama dengan memperhatikan tatanan fungsional yang bersifat umum, dengan orang yang bekerja di departemen seperti pemasaran dan keuangan. Kemudian diasumsikan personel dari kedua departemen ini ditugasi dalam sebuah kelompok khusus yang bekerja dalam suatu tim dengan tugas mengerjakan sebuah proyek baru. Kelompok khusus ini merupakan departemen produk yang sesungguhnya. Manajer yang ditugasi dalam kelompok ini disebut manajer proyek. Setiap orang yang bekerja dalam kelompok ini, disamping melapor kepada manajer proyek, juga harus melapor kepada atasannya di departemen fungsional.

Deskripsi dan Spesifikasi Tugas
Secara teori, jenis pekerjaan itu ada jenis pekerjaan di dalam ruangan (back office), pekerjaan lapangan seperti tenaga marketing, dan pekerjaan profesional seperti dokter dan pengacara. Semua jenis pekerjaan itu mempunyai deskripsi pekerjaan (job description) dan tanggung jawab berbeda. Job description yang baik memuat perincian tugas dan tanggung jawab utama. Tanggung jawab utama ini merupakan sasaran yang melekat pada pemangku jabatan agar misi jabatan dapat dicapai.
Beberapa hal penting harus diperhatikan dalam menyusun job description.
> Langsung menggambarkan hasil-hasil utama dari uraian jabatan.
> Fokus pada proses maupun hasil, bukan pada aktivitas semata.
> Secara eksplisit menggambarkan hasil yang harus dicapai pemangku jabatan.
> Sebaiknya setiap tanggung jawab dapat diukur keberhasilannya dalam bentuk performance indicator.
Spesifikasi pekerjaan (job spescification) adalah sebuah daftar pengetahuan , keahlian, kemampuan, dan karakteristik lainnya yang harus dimiliki oleh individu untuk melaksanakan sebuah pekerjaan. Pengetahuan mengacu ke informasi prosedural dan faktual yang diperlukan bagi pelaksanaan sebuah tugas secara berhasil. Spesifikasi pekerjaan menggambarkan tuntutan pekerjaan atas para karyawan yang melakukannya dan persyaratan keahlian manusia. Persyaratan manusia meliputi pengalaman, pelatihan, pendidikan dan kemampuan memenuhi tuntutan fisik dan mental. Informasi tersebut dapat merupakan salah satu dari ketiga kategori berikut:
> Persyaratan kualifikasi umum seperti pengalaman dan pengertian
> Persyaratan penddikan termasuk , termasuk pendidikan menengah , universitas, atau pendidikan kejuruan
> Pengetahuan, keahlian dan kemampuan.

Sistem Penggajian
Sistem penggajian dilakukan secara terstruktur dan sesuai dengan pekerjaannya, didalam suatu usaha terdapat perinciian gaji yang ditentukkan dengan jabatannya, dan dalam menggaji setiap pekerja ditentukan pada saat di wawancarai terdapat sebuah perjanjian antara management dan karyawan, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman antara pegawai.
Proses recruitment
Perekrutan karyawan ialah proses penarikan pelamar pekerjaan yang memenuhi kualifikasi. Tujuan penyelenggaraan perekrutan adalah untuk mendapatkan sejumlah pelamar yang sesuai dengan lowongan pekerjaan yang ditawarkan. Jumlah pelamar yang tepat harus sesuai dengan lowongan pekerjaan atau jabatan yang belum terisi.
Tata cara perekrutan karyawan yaitu :
·                     Perekrutan Eksternal
Perekrutan eksternal adalah upaya untuk menarik pelamar pekerjaan dari luar perusahaan. Sarana untuk perekrutan eksternal yang dapat digunakan antara lain iklan surat kabar, pengumuman di kampus perguruan tinggi dan lembaga penyalur tenaga kerja.
·                     Perekrutan Internal
Perekrutan internal dilakukan dengan mempertimbangkan karyawan yang ada untuk mengisi lowongan atau jabatan yang tersedia.

SUMBER :

PROSEDUR PENDIRIAN USAHA



1. PROSEDUR PENDIRIAN USAHA

            Pada saat ini banyak sekali masyarakat indonesia yang mendirikan usaha dalam bidang apapun, tapi dalam melakukan mendirikan suatu usaha dibutuhkan syarat sperti :
     1. Modal
     2. Dokumen Perincian 
     3. Tujuan Usaha
     4. Jenis Usaha

Bentuk Usaha 
            Pada saat ini bentuk usaha juga ada banyak dan bermacam-macam orang mendirikan usaha, seperti :
1. Badan Usaha / Perusahaan Perseorangan atau Individu
     Perusahaan perseorangan adalah badan usaha kepemilikannya dimiliki oleh satu orang. Individu dapat membuat badan usaha perseorangan tanpa izin dan tata cara tententu. Semua orang bebas membuat bisnis personal tanpa adanya batasan untuk mendirikannya. Pada umumnya perusahaan perseorangan bermodal kecil, terbatasnya jenis serta jumlah produksi, memiliki tenaga kerja / buruh yang sedikit dan penggunaan alat produksi teknologi sederhana. Contoh perusahaan perseorangan seperti toko kelontong, tukang bakso keliling, pedagang asongan, dan lain sebagainya.
ciri dan sifat perusahaan perseorangan :
- relatif mudah didirikan dan juga dibubarkan
- tanggung jawab tidak terbatas dan bisa melibatkan harta pribadi
- tidak ada pajak, yang ada adalah pungutan dan retribusi
- seluruh keuntungan dinikmati sendiri
- sulit mengatur roda perusahaan karena diatur sendiri
- keuntungan yang kecil yang terkadang harus mengorbankan penghasilan yang lebih besar
- jangka waktu badan usaha tidak terbatas atau seumur hidup
- sewaktu-waktu dapat dipindah tangankan

2. Perusahaan / Badan Usaha Persekutuan / Partnership
     Perusahaan persekutuan adalah badan usaha yang dimiliki oleh dua orang atau lebih yang secara bersama-sama bekerja sama untuk mencapai tujuan bisnis. Yang termasuk dalam badan usaha persekutuan adalah firma dan persekutuan komanditer alias cv. Untuk mendirikan badan usaha persekutuan membutuhkan izin khusus pada instansi pemerintah yang terkait.
a. Firma
     Firma adalah suatu bentuk persekutuan bisnis yang terdiri dari dua orang atau lebih dengan nama bersama yang tanggung jawabnya terbagi rata tidak terbatas pada setiap pemiliknya.

b. Persekutuan Komanditer / CV / Commanditaire Vennotschaap
     CV adalah suatu bentuk badan usaha bisnis yang didirikan dan dimiliki oleh dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan bersama dengan tingkat keterlibatan yang berbeda-beda di antara anggotanya. Satu pihak dalam CV mengelola usaha secara aktif yang melibatkan harta pribadi dan pihak lainnya hanya menyertakan modal saja tanpa harus melibatkan harta pribadi ketika krisis finansial. Yang aktif mengurus perusahaan cv disebut sekutu aktif, dan yang hanya menyetor modal disebut sekutu pasif.

3. Perseroan Terbatas / PT / Korporasi / Korporat
     Perseroan terbatas adalah organisasi bisnis yang memiliki badan hukum resmi yang dimiliki oleh minimal dua orang dengan tanggung jawab yang hanya berlaku pada perusahaan tanpa melibatkan harta pribadi atau perseorangan yang ada di dalamnya. Di dalam PT pemilik modal tidak harus memimpin perusahaan, karena dapat menunjuk orang lain di luar pemilik modal untuk menjadi pimpinan. Untuk mendirikan PT / persoroan terbatas dibutuhkan sejumlah modal minimal dalam jumlah tertentu dan berbagai persyaratan lainnya.

Prosedur dan Legalitas Pendirian Usaha
 Terdapat faktor-faktor yang harus dihadapi dalam pendirian bidang usaha yaitu :
1. Barang dan Jasa yang akan dijual
2. Pemasaran barang dan jasa
3. Penentuan harga
4. Pembelian
5. Kebutuhan Tenaga Kerja
6. Organisasi intern
7. Pembelanjaan
8. Jenis badan usaha yang akan dipilih, dll.

Badan Hukum Sebuah Perusahaan
o Sebuah Usaha yang dilindungi oleh hukum dan perundang-undangan yang berlaku pada suatu Negara
o Memiliki hak dan kewajiban kepada Negara
Proses Pendirian Badan Usaha
o Mengadakan rapat umum pemegang saham
o Dibuatkan akte notaris (nama-nama pendiri, komisaris, direksi, bidang usaha, tujuan perusahaan didirikan)
o Didaftarkan di pengadilan negeri (dokumen : izin domisili, surat tanda daftar perusahaan (TDP), NPWP, bukti diri (identitas pribadi) pendiri)
o Diberitahukan dalam lembaran negara (legalitas dari Kementerian Kehakiman)

Rabu, 10 Oktober 2012

KONSEP dan FUNGSI BISNIS & PERKEMBANGAN dan PROSPEK di BIDANG TEKNIK INFORMATIKA

1.Konsep dan Fungsi Bisnis 

  • Pengertian Bisnis dan Tugas Bisnis  
Pengertian dari Bisnis itu berasal dari business atau busy yang artinya dalam bahasa indonesia yaitu sibuk. 

Bisnis 
o Dalam arti luas adalah istilah umum yang menggambarkan semua aktifitas dan institusi yang memproduksi barang & amp; jasa dalam kehidupan sehari-hari. 
o Sebagai suatu sistem yang memproduksi barang dan jasa untuk memuaskan kebutuhan masyarakat (bussinessis then simply a system that produces goods and service to satisfy the needs of our society) [Huat, T Chwee,1990]. 
o Merupakan suatu organisasi yang menyediakan barang atau jasa yang bertujuan untuk mendapatkan keuntungan [Griffin & Ebert].  

Fungsi bisnis dilihat dari kepentingan mikro ekonomi dan makro ekonomi :

1. Fungsi Mikro Bisnis Kontribusi terhadap pihak yang berperan langsung 
o Pekerja/Karyawan Pekerja menginginkan gaji yang layak dari hasil kerjanya sementara manajer menginginkan kinerja yang tinggi yang ditunjukkan besarnya omzet penjualan dan laba. 
o Dewan Komisaris Memantau kegiatan dan mengawasi manajemen, memastikan kegiatan akan berjalan mencapai tujuan.
o Pemegang Saham Pemegang saham memiliki kepentingan dan tanggung jawab tertentu terhadap perusahaan.

2. Fungsi Makro Bisnis Kontribusi terhadap pihak yang terlibat secara tidak langsung 
o Masyarakat sekitar perusahaan Memberikan kontribusi kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan.
o Bangsa dan Negara Tanggung jawab kepada bangsa dan Negara yang diwujudkan dalam bentuk kewajiban membayar pajak.

• TI dan Dunia Bisnis 
Dalam dunia bisnis, teknologi informasi mempunyai pengaruh yang nyata, transaksi bisnis dicatat secara on-line, diolah dan pada saat yang hampir bersamaan (real-time) hasil pengolahan atau informasi dapat dilihat, seperti yang lazim dilakukan para nasabah bank pada saat melakukan transaksi pada ATM (automated teller machine). Selain itu, teknologi informasi juga dimanfaatkan untuk perdagangan secara elektronik atau dikenal sebagai E-Commerce. 

E-Commerce adalah perdagangan menggunakan jaringan komunikasi internet. Sistem E-commerce dapat diklasifikasikan kedalam 3 (tiga) tipe aplikasi berikut, yaitu : 

a. Electronic Markets (EMs), yaitu sebuah sarana yang menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk melakukan atau menyajikan penawaran dalam sebuah segmen pasar, sehingga pembeli dapat membandingkan berbagai macam harga yang ditawarkan. Dalam pengertian lain, EMs adalah sebuah sistem informasi antar organisasi yang menyediakan fasilitas-fasilitas bagi para penjual dan pembeli untuk bertukar informasi tentang harga dan produk yang ditawarkan. 

b. Elektronic Data Interchange (EDI), adalah sarana untuk mengefisienkan pertukaran data transaksi-transaksi regular yang berulang dalam jumlah besar antara organisasi-organisasi komersial. Secara formal, EDI didefinisikan oleh International Data Exchabge Association (IDEA) sebagai transfer data terstruktur dengan format standard yang telah disepakati, yang dilakukan dari satu sistem komputer ke sistem komputer lain dengan menggunakan media elektronik. EDI sangat luas penggunaaanya, biasanya digunakan oleh kelompok retail besar, ketika melakukan transaksi bisnis dengan para supplier mereka. EDI memiliki standarisasi pengkodean transaksi perdagangan, sehingga organisasi komersial tersebut dapat berkomunikasi secara langsung dari satu sistem komputer ke sistem komputer yang lain, tanpa memerlukan hardcopy atau faktur, sehingga terhindar dari penundaan, kesalahan yang tidak disengaja dalam penanganan berkas dan intervensi dari manusia. 

c. Internet Commerce, adalah penggunaan internet yang berbasis teknologi informasi dan komunikasi untuk aktivitas perdagangan. Kegiatan komersial ini, seperti iklan dalam penjualan produk dan jasa. Transaksi yang dapat dilakukan di internet, antara lain pemesanan/pembelian barang dimana barang akan dikirimkan melalui pos atau sarana lain setelah uang ditransfer ke rekening penjual.  

2. Perkembangan dan Prospek Bisnis Di bidang TI 

Perkembangan Penggunaan Teknologi Informasi dan Komunikasi ; 
Istilah teknologi informasi mulai populer di akhir tahun 70-an. Pada masa sebelumnya istilah teknologi informasi biasa disebut teknologi komputer atau pengolahan data elektronis (electronic data processing). Teknologi informasi didefinisikan sebagai teknologi pengolahan dan penyebaran data menggunakan perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software), komputer, komunikasi, dan elektronik digital. Bentuk awal telekomunikasi berskala nasional adalah telegrap. Teknologi berbasis kabel (wire-based technology) ini menyediakan pondasi bagi perkembangan jejaring telepon, yang pada gilirannya menjangkau bagian yang lebih luas dari permukaan Bumi. Dengan penggunaan teknologi kabel lintas-lautan (transoceanic cables), berbagai wilayah yang terpisah oleh laut menjadi terhubungkan menjelang akhir 1900. Perkembangan teknologi informasi telah berkembang luar biasa dari sisi : 
1. perangkat keras (hardware)
2. perangkat lunak (software), atau 
3. sumber daya manusia (human resources) yang mendayagunakannya. 

Saat ini kehidupan manusia mulai bergeser ke kehidupan komputasi persasif, suatu kehidupan yang meletakkan teknologi informasi sebagai bagian dari kehidupan manusia kapan dan dimana saja. Hal ini dapat diilihat dari perilaku manusia yang sudah mulai terbiasa dengan komputer, sudah mulai terbiasa dengan internet, dan sudah mulai merasakan bahwa sekumpulan kebutuhannya dapat dibantu oleh teknologi informasi. 

• Jenis dan tipe bisnis di bidang TIK 
a. E-Commerce 
E-commerce merupakan suatu tindakan melakukan transaksi bisnis secara elektronik dengan menggunakan internet sebagai media komunikasi yang paling utama (Robert E. Johnson). Tipe-tipe model bisnis e-commerce: 
1. Penjualan online ( langsung tanpa melalui perantara ).
2. Sistem tender elektronik (suatu model dimana seorang pembeli meminta kandidat penjual untuk menawarkan harga, pemenangnya adalah seorang penjual yang menawarkan harga yang paling rendah).
3. Lelang dengan harga beli name your own price ( suatu model dimana pembeli menentukan harga yang mampu ia bayar, dan mengundang penjual yang mau menjual barang dengan harga tersebut ).
4. Affiliate marketing ((suatu perjanjian dimana rekanan pemasaran (perusahaan, organisasi, perorangan) mengacu konsumen ke situs web penjual)). 
5. Viral marketing (pemasaran dari mulut ke mulut dimana konsumen menganjurkan suatu produk atau jasa perusahaan kepada teman- temannya atau orang lain). 
6. Group purchasing (pembelian dalam skala besar yang memungkinkan sekelompok pembeli mendapatkan potongan harga).
7.   Lelang online.
8.  Personalisasi (kustomisasi) produk atau jasa; menciptakan produk atau jasa sesuai dengan spesifikasi yang diminta pembeli.
9.  Pasar elektronik (e-market) dan exchange.
10. Integrator rantai pertambahan nilai (value chain).
11. Penyedia layanan rantai pertambahan nilai.
12. Broker informasi.
13. Pertukaran barang (barter).
14. Keanggotaan.
15. Fasilitator rantai pasokan (supply chain).

b. Konsultan IT 
Menangani konsultasi di bidang IT, meliputi saran bisnis, menyelesaikan masalah teknis maupun memperbaiki struktur dan efisiensi dalam sistem IT. Tugas khusus yang dilakukan oleh konsultan IT meliputi: 
1. Bertemu dengan client untuk menentukan keperluan.
2. Bekerja dengan client untuk menetapkan jangkauan dari suatu proyek. 
3. Merencanakan timescale dan kebutuhan sumber daya. 
4. Menjelaskan spesifikasi sistem client, memahami kebiasaan kerja mereka (client) dan sifat dasar dari bisnisnya. 
5. Bepergian ke tempat customer
6. Berhubungan dengan staff pada semua tingkat dari organisasi client. 
7. Menetapkan software, hardware dan kebutuhan jaringan. 
8. Menganalisa kebutuhan IT dalam perusahaan dan memberikan nasehat yang independen dan objektif dalam penggunaan IT. 
9. Men-develop solusi yang cocok dan mengimplementasikan sistem baru. 
10. Memberikan solusi dalam laporan tertulis ataupun lisan. 
11. Membantu client pada aktivitas perubahan manajemen. 
12. Membeli sistem jika cocok. 
13. Merancang, menguji, memasang dan memonitoring sistem baru. 
14. Menyiapkan dokumentasi dan memberikan laporan proses pada customer. 
15. Mengatur pelatihan untuk user dan konsultan lain. 
16. Mengenali potential client, membangun dan memelihara hubungan

 c. Software House 
Yaitu seorang atau sekelompok orang atau perusahaan kecil yang bergerak di bidang jasa pembuatan atau perbaikan perangkat lunak (software). Software house biasanya menerima pembuatan atau perbaikan software, database, website, program accounting lengkap, termasuk inventory management, purchasing/ selling products and services, Account based dan support online system, IntelliGuard-EYE: program security kamera (cctv/ webcam) dengan kemampuan mendeteksi gerakan sehingga dapat memaksimalkan kapasitas hardware yang tersedia jaringan, SEO (search engine optimization), serta bisa untuk semua jenis usaha (Perusahaan, tokoh, kasir, hotel, restaurant, maupun personal). 


Referensi : 
http://viyan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/24399/1_Pengertian-Bisnis.pdf http://viyan.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/24588/2_Perkembangan-bisnis-dibidang TI.pdf

Kamis, 29 Maret 2012

Game Theory

A. Aplikasi Game Theory

“Game Theory” merupakan sebuah pendekatan terhadap kemungkinan strategi yang akan dipakai, yang disusun secara matematis agar bisa diterima secara logis dan rasional. Game Theory digunakan untuk mencari strategi terbaik dalam suatu aktivitas, dimana setiap pemain didalamnya sama-sama mencapai utilitas tertinggi. Penerapannya banyak dilakukan di berbagai disiplin ilmu seperti biologi, militer, politik, diplomasi, ilmu sosial, dll.

Dalam aplikasi bisnis, Game Theory hampir sama dengan Decision Tree dalam tujuannya untuk menentukan keputusan terbaik, hanya saja Game Theory memperhitungkan langkah yang akan diambil oleh pemain lainnya ( non-parametric ). Seperti kita ketahui, setiap pemain bisnis pasti selalu memikirkan rencana baru yang strategic untuk mencapai payoff tujuannya. Masalahnya adalah, ketika pemain lainnya juga mengambil rencana yang sama maka rencana yang awalnya strategic dapat menjadi tidak bekerja sama sekali atau bahkan merugikan. Parahnya lagi, ini berlaku bagi semua pemain didalamnya.

Sebagai contoh, misalkan perusahaan A ingin menambah penjualan dengan menurunkan harga produknya. Namun ia tidak memperhitungkan bahwa perusahaan sejenis lainnya, sebut saja B juga sedang memikirkan ide yang sama. Jika ada 2 perusahaan dengan produk homogen menurunkan harga, tentu perhatian konsumen yang awalnya 50% untuk 1 produk akan menjadi masing-masing 25% untuk 2 produk yang menurunkan harganya. Padahal kedua perusahaan telah menghitung bahwa untuk menutupi biaya produksi yang bertambah akibat penambahan demand, penjualan harus meningkat setidaknya 35%. Matrix dibawah ini menunjukkan besarnya laba / rugi perusahaan pada beberapa kombinasi :

Asumsi : Dengan harga tetap penjualan Rp. 50 x 100 unit, biaya operasi Rp.3000
Bila harga diturunkan menjadi Rp. 45, permintaan 1 perusahaan naik 50%,
Sehingga hanya 25% untuk masing-masing perusahaan.
Bila demand naik dalam range 20-50% biaya operasi naik 30% menjadi Rp.3900

Pada matrix diatas dapat dilihat bahwa pada saat keduanya menurunkan harga maka laba perusahaan justru berkurang, padahal untuk produksi lebih banyak unit tentu pengorbanan waktu dan biayanya lebih besar. Akibatnya, permainan menjadi lose-lose game bagi keduanya. Namun sebaliknya pula yang dapat terjadi apabila Game Theory diterapkan, permainan akan menjadi win-win game. Ketika kedua perusahaan berkorporasi dan menilai bahwa keputusan terbaik adalah sama-sama tidak mengubah harga semula, maka keduanya akan menang.

Lewat Game Theory, keputusan terbaik yang dapat diambil dalam simulasi bisnis diatas adalah ketika semua pemain didalamnya bekerja sama. Ini memungkinkan setiap pemain mengetahui langkah pemain lainnya sehingga penyesuaian dapat dilakukan. Seandainya pemain menggunakan persaingan untuk memperoleh payoff tujuannya, sangat mungkin perhitungan pemain akan salah. Contoh diatas hanyalah sebuah contoh bisnis yang sederhana. Pada kenyataannya, berbagai kombinasi dapat saja terjadi dan dengan varibel penentu lebih banyak.


B. Musyawarah untuk Mufakat

Musyawarah untuk mufakat juga merupakan salah satu contoh pengaplikasian Game Theory. Secara sederhana dapat dijelaskan bahwa “musyawarah” merupakan salah satu cara untuk mewujudkan situasi yang disetujui oleh kedua belah pihak, atau dengan kata lain merupakan bentuk dari kolom yang menunjukkan perilaku “a-a” atau “b-b” yang sama-sama memberikan pilihan pay-off terbaik bagi kedua pihak (jika diasumsikan hanya 2 pihak yang terlibat).

Model tabel Game Theory musyawarah seperti ini :

Musyawarah merupakan jalan terakhir dalam tata kehidupan politik Indonesia apabila dalam sebuah pertemuan tidak terbentuk suatu keputusan. Dalam Game Theory, maka dapat digambarkan bahwa sebuah “kebuntuan” dalam mencari solusi merupakan sebuah representasi dari kolom “sependapat-tidak” dimana terdapat pertentangan diantara keduanya. Dan dari sanalah peran musyawarah dibutuhkan, untuk mendorong ke arah terjadinya kolom “sependapat-sependapat”.

Musyawarah adalah salah satu ciri dari solusi yang menawarkan “win-win solution” dimana semua pihak merasa puas dengan keputusan yang diambil. Lewat jalan ini (tabel game theory) maka tidak terjadi pengambilan keputusan secara sepihak yang membuat pay-off akan terasa tidak rata, dimana salah satu akan mengalami keuntungan sedangkan pihak lain mengalami kerugian. Lewat musyawarah maka kotak-kotak “sependapat-tidak” akan diusahakan untuk ‘digeser’ ke arah kesepakatan antara dua pihak.

Harus diingat disini, bahwa hasil dari musyawarah merupakan sebuah kesepakatan, maksudnya adalah persetujuan antar 2 belah pihak, sehingga dalam tabel Game Theory tadi bisa disimpulkan bahwa hasil musyawarah adalah kotak “sependapat-sependapat” atau kotak “tidak-tidak”. Akan tetapi, kelompok kami pada tulisan ini lebih menekankan pada kotak “setuju-setuju” karena lebih ke masalah teknis, yakni lebih terlihat bagaimana perbandingan pay-off nya.

C. Pembahasan Game Theory didalam Cold War

Cold War (1947 – 1991) yang terjadi setelah PD II adalah konflik antara Amerika Serikat dengan Uni Soviet yang mencakup bidang militer, nuklir dan senjata konvensional, ekonomi dan embargo perdagangan, propaganda, dll. Cold War ini berakhir antara periode 1989 – 1991 dengan dibuatnya Pakta Warsawa. Secara singkat Cold War/Perang Dingin dapat diuraikan sebagai masa-masa dimana kedua belah pihak (Amerika Serikat/Liberal/Barat dengan Uni Soviet/Komunis/Timur) tidak berperang secara langsung dan terbuka, tetapi lebih terlibat ke perang “urat syaraf”.

Selama perang ini, ketakutan terbesar bagi semua pihak adalah bila kedua pihak saling meluncurkan senjata nuklir maka masing-masing rakyatnya akan terbunuh semua dan juga berdampak besar bagi keseluruhan dunia. Untungnya, ada kebijakan diantara keduanya untuk tidak menggunakan nuklir sebagai senjata dalam Cold War.

Cold War pada akhirnya sangat merugikan kedua belah pihak. Disebutkan bahwa kerugian masing-masing pihak adalah sebesar $10 trilyun, terutama bagi Soviet yang pada masa itu ekonomi negaranya masih belum berkembang. Para ahli berpendapat Soviet adalah pihak yang kalah dalam perang ini karena banyaknya pengeluaran fiskal dibidang militer selama perang mengakibatkan kehancuran ekonomi besar-besaran di pihak Soviet. Bahkan diperkirakan teknologi Soviet akan terus berada 1 dekade dibawah ekonomi AS dan akan semakin jauh setiap tahunnya.

Disisi lain, Cold War memiliki sisi positif karena membawa pada banyak penemuan dibidang teknologi dan militer karena adanya persaingan kemajuan antar negara-negara anggota didalam Pakta Warsawa dan NATO. Banyak penemuan dibidang senjata nuklir dan roket, diantaranya : pesawat tempur jet, bom, senjata kimia, senjata biological, misil-misil canggih, kapal selam, satelit pemantau, peluncur misil dalam laut, dan masih banyak penemuan lainnya yang sejenis.

Cold war dan Game Theory

Seperti yang diketahui bahwa dalam Game Theory boleh dibagi menjadi 2 klasifikasi yaitu :
1. Zero-Sum, dimana satu pemain mendapatkan keuntungan dari kerugian pemain lainnya, dan
2. Non-Zero Sum, dimana ada pihak yang memperoleh keuntungan atau kerugian melampaui jumlah yang dipertaruhkannya, maka dapat kita simpulkan bahwa Cold War adalah Non-Zero Sum Game.

Penerapan Game Theory dalam Cold War dapat kami gambarkan dalam hal keputusan untuk meluncurkan senjata nuklir:

Pada tabel Game Theory diatas utilitas tertinggi adalah pada 300 bila nuklir diluncurkan (mengandaikan 300 adalah pay-off menghancurkan musuh). Namun, dibandingkan dengan resiko utilitas menjadi -10000 apabila negara lawan juga meluncurkan nuklirnya, resiko tersebut terlalu besar untuk ditanggung Amerika Serikat, Uni Soviet, bahkan seluruh dunia. Oleh sebab itu, kedua negara sepakat untuk tidak meluncurkan nuklir sehingga utilitas menjadi -100 (asumsi “minus” sebagai cost pembangunan). Utilitas negative ini adalah kombinasi terbaik bagi keduanya, karena meskipun -100 (sebagai konsekuensi dari perang) namun ini adalah kombinasi dengan tingkat resiko yang paling kecil.

Sedangkan mengenai kemungkinan rangkaian peristiwa yang mungkin terjadi disaat itu, dikutip diagram dari internet berikut ini untuk melengkapi pembahasan :

Diagram diatas menunjukkan kemungkinan-kemungkinan yang mungkin terjadi selama era Perang Dingin berlangsung. Diagram menunjukkan perhitungan langkah-langkah yang dilakukan kedua pihak serta efek/pay-off bagi kedua pihak.

Melalui pengantar-pengantar diatas, maka dapat disimpulkan bahwa pihak-pihak yang terkait (Uni Soviet dan Amerika Serikat), entah itu sengaja atau tidak sengaja telah mengambil keputusan yang terbaik bagi semua pihak. Dengan diambilnya keputusan itu maka mereka telah memberikan utilitas terbaik (begitu Game Theory menyebutnya) bagi semua pihak, sehingga dunia terselamatkan dari kehancuran.

sumber : http://yasinta.net/game-theory-teori-permainan/

Minggu, 16 Oktober 2011

Design grafis

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam disain grafis, teks juga dianggap gambar karena merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. disain grafis diterapkan dalam disain komunikasi dan fine art. Seperti jenis disain lainnya, disain grafis dapat merujuk kepada proses pembuatan, metoda merancang, produk yang dihasilkan (rancangan), atau pun disiplin ilmu yang digunakan (disain).
Seni disain grafis mencakup kemampuan kognitif dan keterampilan visual, termasuk di dalamnya tipografi, ilustrasi, fotografi, pengolahan gambar, dan tata letak.

berikut beberapa software yang terdapat di desain grafis seperti :
>>Desktop publishing :
*Adobe Photoshop
*Adobe Illustrator
*Adobe Indesign
*Coreldraw
*GIMP
*Inkscape
*Adobe Freehand
*Adobe image ready
*CorelDraw

>>Webdesign :
*Adobe Dreamweaver
*Microsoft Frontpage
*Notepad
*Adobe Photoshop

>>Audiovisual :
*Adobe After Effect
*Adobe Premier
*Final Cut
*Adobe Flash, atau sebelumnya Macromedia Flash
*Ulead Video Studio
*Magic Movie Edit Pro
*Power Director

>>Rendering 3 Dimensi :
*3D StudioMax
*Maya
*AutoCad
*Google SketchUp
*Light Wave
*Blender

Di sini saya akan menjelaskan beberapa aplikasi desain grafis seperti :
1# Adobe photoshop
Adobe Photoshop, atau biasa disebut Photoshop, adalah perangkat lunak editor citra buatan Adobe Systems yang dikhususkan untuk pengeditan foto/gambar dan pembuatan efek. Perangkat lunak ini banyak digunakan oleh fotografer digital dan perusahaan iklan sehingga dianggap sebagai pemimpin pasar (market leader) untuk perangkat lunak pengolah gambar/foto, dan, bersama Adobe Acrobat, dianggap sebagai produk terbaik yang pernah diproduksi oleh Adobe Systems. Versi kedelapan aplikasi ini disebut dengan nama Photoshop CS (Creative Suite), versi sembilan disebut Adobe Photoshop CS2, versi sepuluh disebut Adobe Photoshop CS3 , versi kesebelas adalah Adobe Photoshop CS4 dan versi yang terakhir (keduabelas) adalah Adobe Photoshop CS5.
Photoshop tersedia untuk Microsoft Windows, Mac OS X, dan Mac OS; versi 9 ke atas juga dapat digunakan oleh sistem operasi lain seperti Linux dengan bantuan perangkat lunak tertentu seperti CrossOver.

>>>Fitur

Meskipun pada awalnya Photoshop dirancang untuk menyunting gambar untuk cetakan berbasis-kertas, Photoshop yang ada saat ini juga dapat digunakan untuk memproduksi gambar untuk World Wide Web. Beberapa versi terakhir juga menyertakan aplikasi tambahan, Adobe ImageReady, untuk keperluan tersebut.
Photoshop juga memiliki hubungan erat dengan beberapa perangkat lunak penyunting media, animasi, dan authoring buatan-Adobe lainnya. File format asli Photoshop, .PSD, dapat diekspor ke dan dari Adobe ImageReady. Adobe Illustrator, Adobe Premiere Pro, After Effects dan Adobe Encore DVD untuk membuat DVD profesional, menyediakan penyuntingan gambar non-linear dan layanan special effect seperti background, tekstur, dan lain-lain untuk keperluan televisi, film, dan situs web. Sebagai contoh, Photoshop CS dapat digunakan untuk membuat menu dan tombol (button) DVD.

2# CorelDraw
CorelDraw adalah editor grafik vektor yang dibuat oleh Corel, sebuah perusahaan perangkat lunak yang bermarkas di Ottawa, Kanada. Versi terakhirnya versi 15 yang dinamai X5 dirilis pada tanggal 23 Februari 2008. Corel Draw pada awalnya dikembangkan untuk dijalankan pada sistem operasi Windows 2000 dan yang lebih baru. Versi Corel Draw untuk Linux dan Mac OS pernah dikembangkan, tetapi dihentikan karena tingkat penjualannya rendah.
Versi CorelDRAW X5 memiliki tampilan baru serta beberapa aplikasi baru yang tidak ada pada CorelDRAW versi sebelumnya. Beberapa aplikasi terbaru yang ada, di antaranya Quick Start, Table, Smart Drawing Tool, Save as Template, dan lain sebagainya.

3# GIMP
GNU Image Manipulation Program atau yang lebih dikenal dengan sebutan GIMP adalah perangkat lunak untuk manipulasi grafik berbasis raster.
GIMP berjalan pada desktop GNOME dan dirilis dengan lisensi GNU General Public License.[2] GIMP pada awalnya dikembangkan untuk desktop X11 yang berjalan di platform Unix.[2] Namun saat ini piranti lunak ini sudah diporting ke beberapa platform sistem operasi yang lain yaitu MS Windows dan Mac OS.
Grafik yang dihasilkan oleh GIMP disimpan dengan format XCF dan bisa diekspor ke berbagai format gambar seperti bmp, jpg, gif, pdf, png, svg, tiff, dan masih banyak lagi yang lainnya.
GIMP menyediakan banyak sekali plugin yang memudahkan dalam mengolah gambar (image) dengan cepat.
GIMP adalah akronim dari GNU Image Manipulaton Program yang dikembangkan dan didistribusikan secara gratis pada platform Linux. Program aplikasi pengolah bitmap dan digital imaging GIPM dapat dikatakan paling populer digunakan oleh pengguna komputer dengan sistem operasi ( sistem operasi) Linux. Program GIMP ditulis oleh Peter Mattis dan Spencer Kimball. Versi GIMP pertama kali adalah 0.54 yang dikeluarkan pada tahun 1996. GIMP digunakan oleh peminat dan praktisi desain grafis yang menggunakan sistem operasi Linux untuk mengolah dan memanipulasi gambar atau foto sesuai dengan kebutuhan kreatif. Program GIMP disediakan secara default hampir diseluruh distribusi Linux, mulai dari Slackware, Mandrake, Red Hat, Suse, dan sebagainya. GIMP telah mengalami penyempurnaan dari versi sebelumnya, menjadi lebih mudah dalam mengoperasikannya. Salah satu contoh yaitu adanya perubahan ukuran kuas yang kini dibuat lebih fleksibel, dan adanya tambahan menu warna.

Sumber :
> http://id.wikipedia.org/wiki/GIMP
> http://id.wikipedia.org/wiki/Desain_grafis
> http://id.wikipedia.org/wiki/Adobe_Photoshop
> http://id.wikipedia.org/wiki/CorelDRAW